1
Kesepakatan eksklusif dengan pemilik lahan — ini kunci utamaAnda ditunjuk sbg agen pemasaran tunggal lahan itu; siapa pun pembelinya, hanya bisa akses lahan lewat Anda. Ini yang bikin "harus lewat saya" benar-benar berlaku, terlepas dari desain akhirnya seperti apa.
2
Satu paket perjanjian, bukan dua transaksi terpisahJual-beli tanah & kewajiban bangun lewat Anda ditulis dalam SATU dokumen (PPJB tanah dengan klausul lampiran wajib bangun lewat kontraktor Anda) — bukan cuma janji lisan ke pembeli.
3
SPK konstruksi + DP sebelum tanah closingKontrak bangun & DP sudah settle SEBELUM AJB tanah selesai — saat itulah leverage nego Anda paling besar, karena pembeli masih butuh persetujuan Anda untuk lanjut ke lahan.
4
Desain awal boleh berubah total, fee konsep tetap jalanPerlakukan sesi desain awal sbg jasa konsultasi terpisah dari nilai konstruksi — dibayar untuk WAKTU & keahlian Anda, bukan untuk gambar spesifik yang mungkin dibuang & digambar ulang sesuai selera buyer.
5
Klausul di PPJB, bukan cuma di kepala AndaSekalipun desain fleksibel, kewajiban "bangun lewat kontraktor [nama PT Anda]" harus tertulis eksplisit sbg syarat sah transfer tanah — supaya tidak bisa didebat belakangan oleh pembeli maupun notaris lain.